Untuk mendapatkan informasi tentang sejarah
dan potensi desa Kumbang, saya turun langsung ke Desa. Desa Kumbang merupakan
desa hasil pemekaran dari Desa Danger yang ada di Kecamatan Masbagik pada tahun
2010. Nama Kumbang berasal dari gabungan nama 4 dusun, yakni Kumbung Barat,
Kumbung Timur, Bangket Daya dan Sangiang. Latar belakang pemekaran tersebut
adalah karena adanya ketimpangan pembangunan antara daerah pusat Danger dengan
wilayah di utara (Kumbang).
Adapun temuan yang didapatkan di
Desa kumbang meliputi permasalahan yang ada dibidang pertanian seperti kurang
nya pemahaman petani tentang terapan teknologi pemanfaatan bahan organik
seperti aplikasi pupuk kandang dan kompos. Petani masih mengandalkan pupuk
kimia dan pestisida sintetis. Menurut tokoh masyarakat dulunya dalam melakukan
budidaya pertanian petani hanya menggunakan bahan alami baik untuk menambah
unsur hara maupun pengendalian hama. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa
Kumbang perlu mengubah pola pikir dari masyarakat untuk kembali ke alam atau
sistem yang telah diterapkan oleh nenek moyang didesa Kumbang.
Untuk Desa
Kumbang memiliki potensi besar sebagai desa wirausaha hijau karena peluang dari pengembangan wirausaha
sangat mendukung. pelaksanaan program
ini dapat diawali dengan pembangunan ekonomi terlebih dahulu melalui
pengembangan desa wirausaha hijau.
Permasalahan
yang ada yaitu pola pasar yang belum bisa keluar daerah. Solusi yang perlu
diterapkan adalah adanya koprasi untuk penampungan dan pemasaran dengan sistem
yang modern.
0 comments:
Post a Comment