Setiap kerjaan pasti ada resiko
nya baik yang bisa di prediksi maupun yang hanya Allah yang tau. Sebagai seorang yang yang mengantungkan
hidupnya di sebuah NGO mengajarkan Aku berbagai macam hal mulai dari mengenal pemerintahan
pola dan sistem dalam lingkaran birokrasi. Bukan hanya di lingkar pemerintahan di
lapangan pun tercipta ruang ruang kosong yang siap aku isi entah itu
dengan berbagai macam cara untuk
terjalinnya sebuah silaturahmi dan terjalinnya juga hubungan yang baik. Sebagai
seorang yang terlahir dan memulai karier di lapangan sering menemukan hal-hal
yang kadang sulit untuk di dapatkan, mulai dari teman baru, keluarga baru
hingga kejadian aneh yang di luar nalar kita.
Aku mau menceritakan kejadian yang
baru saja aku alami. Kejadian ini bukan minggu lalu ataupun bulan lalu tapi ini
baru saja. Tepatnya tanggal 04 Agustus 2016 pukul 18.12 wita.
Mengelilingi Lombok sebagai
sebuah pulau yang menyimpan sejuta keindahan suatu anugrah yang tak ternilai.
Kegiatan ku bisa saja di sebut working
holiday. Kapan lagi bisa seperti ini.
Pagi kira kira pukul 9.30 Wita.
Aku mendapatkan email dari kantorku. Email ini berisi tentang agenda kegiatan
di bulan Oktober salah satunya mendokumentasikan kegiatan orang orang hebat di
Lombok. Salah satunya mengenai kegiatan komunitas energi baru terbarukan. Aku
ng bercerita mengenai hal itu tapi mengenai apa yang sudah aku alami barusan.
Tanpa menunggu lama setelah
membaca dan membalas email yang berisi arahan untuk cek lokasi pengambilan
video. Aku langsung bergegas menuju lokasi. Lokasi yang menjadi rencana
kegiatan ini berada di utaranya Lombok.
Peristiwa ini terjadi kira-kira
pukul 18.12 wita. Sebuah keajaiban memihak pada kami, Tuhan masih sayang dengan
kami. Jarak hampir kurang 1 meter dari kendaraan yang kami kendarai hampir
tertimpa pohon tumbang. Pohon berukuran tiga pelukan orang dewasa tiba tiba tiba
tumbang menutupi badan jalan setelah mobil yang Aku tumpangi melintas. Jarak yang
begitu dekat membuat Aku dan teman –teman sempat bengong.
Bayangkan seandainya lambat
beberapa detik saja pohon itu pasti menghantam mobil kami. Ini betul betul
anugrah dari Allah untuk Aku dan Teman-teman. Dan mobil kami kena beberapa
ranting kecil untungan bukan ranting yang besar atau patahan dahan.
Memang di daerah Pusuk Lombok
Timur rawan pohon tumbang dan tanah longsor. Kejadian ini juga menimpa Camat
Sembalun beberapa bulan lalu yang
mengakibatkan istri beliau meninggal dunia dan pak camat sendiri sempat koma
dan alhamdulilah di beri kesempatan hidup lagi.
Untuk mengurangi dampak dari
peristiwa pohon tumbang itu, Aku sempatkan diri untuk melaporkan kejadian ini
ke Polsek Suela yang menjadi wilayah dari kepolisian tersebut. Pohon tumbang
ini pasti mengakibatkan macet dan tumpukan kendaraan. Bagi kendaraan roda 4 tidak bisa memutar balik karna badan jalan
yang sempit begitu juga jalan yang menanjak.
Intinya kita harus tetap
berhati-hati dan tidak lupa untuk selalu berserah diri ke Allah SWT.
0 comments:
Post a Comment